Mengambil keuntungan dari situasi politik yang tak menentu ini, warga Sisilia merapatkan barisan dengan membentuk serikat pelindung lokal yang kelak dikenal luas sebagai cikal bakal kelompok Cosa Nostra.
Namun, seiring berjalannya waktu, motif mulia mereka perlahan menyimpang. Komunitas pelindung ini berubah menjadi sindikat pemeras yang secara paksa memungut uang keamanan dari warga, bahkan tak segan menegakkan hukum rimba mereka sendiri.
Jejak kelompok ini semakin mendunia ketika gelombang besar imigran asal Sisilia membawa sistem mafia ke daratan Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 menuju awal abad ke-20.
Di negeri Paman Sam, sindikat ini tumbuh subur, meraup keuntungan fantastis terutama selama era pelarangan alkohol atau masa Prohibition diberlakukan.
Hal yang membuat jaringan ini begitu solid dan sangat sulit ditembus oleh aparat penegak hukum adalah ketaatan mutlak mereka pada Omertà.
Sumpah kehormatan yang sakral ini memaksa setiap anggota untuk mengunci rapat mulut mereka dari segala bentuk campur tangan polisi, menjadikan mafia sebagai organisasi bawah tanah paling tertutup.[dit]







