Jose Rizal: Kekayaan Gas Andaman Bisa Jadi Berkah atau Kutukan bagi Aceh

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) yang juga salah satu Saudagar Aceh, Jose Rizal/Dok. ist.

FAKTANASIONAL.NET – Penemuan cadangan gas jumbo di Blok South Andaman oleh Mubadala Energy adalah karunia besar bagi Indonesia, dan khususnya Aceh. Namun karunia bisa berubah jadi kutukan jika Aceh kembali hanya jadi penonton di tanah sendiri.

Untuk itulah, Jose Rizal, salah seorang Saudagar Aceh yang sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) secara tegas mendukung langkah Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang meminta penundaan pengesahan Plan of Development (PoD) Lapangan Tangkulo ke pemerintah pusat.

“Penundaan ini bukan untuk menghambat investasi. Ini adalah jeda konstitusional untuk memastikan investasi tersebut adil bagi rakyat Aceh sesuai amanat UUPA,” kata Jose,  di Jakarta, Rabu 3 Juni 2026.

Dia juga menyerukan tiga hal, agar rakyat Aceh tidak hanya menjadi penonton. Yang pertama, agar pengelolaan Andaman menggunakan Onshore Receiving Facility (ORF) di KEK Arun dan menolak skema FPSO alias kapal produksi terapung  yang menjadikan gas Aceh langsung diangkut ke luar tanpa nilai tambah.

“Infrastruktur eks Arun sudah ada. SDM Aceh siap. Ini akan menciptakan ribuan lapangan kerja dan industri turunan, bukan sekadar angka Dana Bagi Hasil atau DBH,” ujarnya.

Kedua, Jose mendesak pemerintah daerah untuk merealisasikan Participating Interest (PI) 10% untuk Aceh.  Sesuai PP 23/2015, BUMD Aceh berhak atas PI 10%.

Exit mobile version