Polkam  

Sekjen Partai CNRT Timor Leste Puji Kebesaran Hati Megawati dan Xanana Gusmao

Lebih lanjut Francisco berharap agar pertemuan ini bisa menjadi jembatan hubungan antara Indonesia dan Timor Leste, bukan hanya soal politik tapi juga kemanusiaan.

Hasto menimpali bahwa sejarah perjuangan CBRT dan PDI Perjuangan memang tidak jauh berbeda. Keduanya muncul dari sejarah penindasan. Menggunakan prinsip perjuangan yang sama, yakni gerilya. “Jika CNRT gerilya di hutan, maka PDI Perjuangan bergerilya di kota,” kata Hasto.

Dalam kesempatan itu, Sekjen Hasto meminta dukungan partai-partai, terutama CNRT, agar kunjungan Presiden Kelima Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ke Dili berjalan dengan sukses, lancar dan aman.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen Francisco berjanji akan menerima dengan baik Megawati saat berkunjung ke Dili pada Juli mendatang.

Sebagaimana diketahui, Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, mengundang Megawati ke Dili untuk menerima anugerah penghargaan “Grand Collar Order of Timor Leste”, yang merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah Timor Leste. Megawati menerima penghargaan ini atas jasanya membuka peta jalan menuju rekonsiliasi antara Indonesia dan Timor Leste.

Bergeser dari kantor Partai CNRT, Hasto dan delegasi menghadiri jamuan makan malam di kediaman Wakil Perdana Menteri Francisco Kalbuadi Lay. Acara makan malam berlangsung dengan akrab serta diselingi dialog kepartaian yang produktif dan membangun. Acara berakhir dengan titipan buah tangan dari Partai CNRT untuk Megawati.

Exit mobile version