PERTINA Mantapkan Persiapan Ratusan Atlet Siap Bertarung Pada Kejurprov Tinju Kalbar

Panitia pelaksana mematangkan persiapan penyelenggaraan kejuaraan tinju amatir tingkat provinsi guna memastikan kelancaran dan sportivitas pertandingan. (Dok. HO/Faktanasional)

PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET – Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia Kalimantan Barat mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Kejurprov Tinju Kalbar Elite dan Open Turnamen Youth Junior di Sekretariat PERTINA Kalbar pada Rabu (3/6/2026).

Persiapan teknis dan nonteknis tersebut dibahas secara mendalam melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris PERTINA Kalimantan Barat Parulasman Sihombing.

Panitia pelaksana memfokuskan perhatian pada peningkatan kualitas perangkat pertandingan agar kejuaraan berjalan secara profesional dan aman bagi seluruh peserta.

Pengurus daerah akan mendatangkan dua instruktur nasional dari Pengurus Pusat PERTINA yakni Abdul Gani dan Warta Ginting untuk memberikan pelatihan khusus kepada para wasit dan hakim.

Parulasman Sihombing mengatakan kualitas perangkat pertandingan menjadi faktor penting dalam menjaga sportivitas selama seluruh laga kejuaraan tersebut berlangsung.

“Kami ingin Kejurprov tahun ini berjalan profesional dan berkualitas. Karena itu pelatihan wasit dan hakim menjadi salah satu prioritas. Kehadiran instruktur dari PP PERTINA diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi perangkat pertandingan di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Kedua instruktur nasional tersebut dijadwalkan mendarat di Pontianak pada 14 Juni 2026 untuk melatih perangkat pertandingan sekaligus menghadiri pelantikan pengurus daerah.

Panitia penyelenggara Kejurprov Tinju Kalbar juga menjalin koordinasi intensif bersama pihak Kesehatan Daerah Militer guna memastikan seluruh atlet memperoleh layanan medis yang optimal.

Pihak penyelenggara turut memperketat aturan administrasi dengan mewajibkan seluruh atlet dan ofisial untuk menandatangani surat pernyataan kesetiaan kepada organisasi PERTINA.

Setiap peserta kejuaraan diwajibkan memiliki bukti kepesertaan BPJS aktif sebagai bentuk jaminan perlindungan keselamatan selama mengikuti jalannya kompetisi.

Antusiasme peserta terbilang sangat tinggi setelah panitia mencatat sebanyak 175 atlet dari kabupaten kota dan negara Malaysia siap bertanding hingga batas akhir masa pendaftaran.

Kota Pontianak tercatat sebagai daerah dengan jumlah pengiriman atlet terbanyak yakni 43 orang disusul Kabupaten Kubu Raya sebanyak 27 orang dan Bengkayang 21 orang.

Ketua PERTINA Kalimantan Barat Bambang Derryawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus tingkat kota dan kabupaten yang telah mengirimkan delegasi atlet terbaiknya.

“Alhamdulillah, pendaftaran telah resmi ditutup dengan total 175 atlet yang akan bertanding. Ini merupakan angka yang sangat menggembirakan dan menunjukkan bahwa semangat pembinaan olahraga tinju di Kalimantan Barat terus tumbuh. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pengkot dan Pengkab PERTINA se-Kalbar serta kontingen Malaysia yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap pelaksanaan kejuaraan ini,” ujarnya.

Bambang Derryawan menilai ajang kompetisi bergengsi ini bukan sekadar wadah mencari pemenang melainkan bagian dari proses pembinaan atlet menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

“Kejurprov ini bukan hanya mencari juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet menuju level yang lebih tinggi. Karena itu seluruh aspek, mulai dari perangkat pertandingan, kesehatan atlet hingga administrasi peserta harus dipersiapkan dengan baik,” katanya.

Ketua Panitia Kejurprov Iwan Prabowo memastikan seluruh kebutuhan teknis penyelenggaraan pertandingan saat ini terus dipersiapkan secara maksimal oleh pihaknya.

“Dengan jumlah peserta yang mencapai 175 atlet, tentu ini menjadi tantangan sekaligus kebanggaan bagi panitia. Kami telah melakukan berbagai persiapan mulai dari verifikasi data atlet, penyusunan jadwal pertandingan hingga kesiapan perangkat pertandingan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah hingga negara tetangga diyakini akan semakin meningkatkan kualitas serta atmosfer kompetisi olahraga tinju amatir di Bumi Khatulistiwa.

(*Red)

Exit mobile version