Sokong Hilirisasi Nasional, Total Kapasitas Smelter Tembaga Freeport Kini Tembus 3 Juta Ton

Melalui pengoperasian dua smelter, PTFI kini memiliki total kapasitas pemurnian hingga 3 juta ton per tahun./Dok. Kumparan

FAKTANASIONAL.NET — PT Freeport Indonesia (PTFI) mencatatkan tonggak sejarah baru dalam mendukung program hilirisasi tembaga nasional.

Melalui pengoperasian dua fasilitas pemurnian dan pengolahan (smelter) di Gresik, Jawa Timur, perusahaan kini mengantongi total kapasitas pemurnian mencapai 3 juta ton konsentrat tembaga per tahun.

Senior Vice President Government Relations PTFI, Harry Pancasakti, menjelaskan bahwa pembangunan kedua fasilitas pengolahan ini merupakan bagian dari pemenuhan komitmen kepatuhan regulasi perusahaan dari masa ke masa.

Fasilitas pertama didirikan sebagai bagian dari kewajiban dalam perpanjangan Kontrak Karya terdahulu yang mengamanatkan pembangunan fasilitas pemurnian tembaga perdana di tanah air.

“Dari kerja sama dengan Jepang, terbangunlah smelter pertama dan dioperasikan di tahun 1998 di Kabupaten Gresik,” ujar Harry dalam acara Prime News CNN Indonesia TV, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Tambahan 12% Saham Freeport Tanpa Biaya dan Investasi Exxon USD10 Miliar

Harry menambahkan, kapasitas smelter pertama tersebut pada awalnya hanya mampu mengolah sekitar 1 juta ton konsentrat per tahun, sebelum akhirnya berhasil ditingkatkan dayanya menjadi 1,3 juta ton per tahun.

Exit mobile version