PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa ketersediaan data ekonomi yang akurat sangat dibutuhkan untuk merumuskan arah kebijakan Pembangunan Kota Pontianak pada Minggu (21/6/2026).
Pernyataan strategis tersebut disampaikan langsung oleh kepala daerah saat menghadiri agenda senam zumba massal di kawasan Car Free Day Ayani Megamall.
Edi menyebutkan bahwa Pontianak sebagai pusat perdagangan dan jasa sangat bergantung pada kelengkapan data hasil sensus untuk merancang target kemajuan daerah.
Data statistik tersebut akan menjadi landasan utama pemerintah dalam mengembangkan sektor usaha mikro kecil menengah hingga penciptaan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
“Bagi Kota Pontianak yang dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa, data ekonomi yang akurat sangat diperlukan untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” katanya.
Kualitas validitas sebuah data dinilai sangat menentukan kualitas program kebijakan pemerintah agar segala penyaluran program bantuan benar-benar jatuh pada sasaran yang tepat.
“Mari kita jadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai momentum untuk menghadirkan data yang berkualitas demi mewujudkan pembangunan Kota Pontianak yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Kepala daerah dalam kesempatan yang sama juga memastikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas Pembangunan Kota Pontianak di tengah segala bentuk keterbatasan anggaran yang ada.
Pemerintah kota berjanji akan terus melanjutkan sejumlah program fisik prioritas seperti perbaikan trotoar dan drainase hingga penataan kawasan tepi sungai.
“Kami akan terus melanjutkan pembangunan trotoar, waterfront, tidak hanya di selatan dan tengah kota, tetapi juga timur dan utara. Kita juga akan memperluas ruang terbuka hijau dan memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan ekonomi,” katanya.
Seluruh program peningkatan sarana publik tersebut bermuara pada satu tujuan utama yakni menciptakan peningkatan standar kesejahteraan ekonomi bagi seluruh masyarakat kota.
Edi mengajak seluruh lapisan warga untuk terus memperkuat kolaborasi guna mewujudkan tatanan lingkungan perkotaan yang jauh lebih nyaman untuk ditinggali.
“Mari bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi membangun kota ini menjadi kota yang semakin nyaman dan semakin bisa memberikan kebahagiaan untuk kita semua,” pungkasnya.
(*Red)











