Polkam  

Ganjar ke Prabowo: Demokrasi Butuh Kepastian Hukum

Demo Mahasiswa 12 Juni

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menjawab Presiden Prabowo Subianto yang mengaku tahu pihak-pihak yang membayar aksi demonstrasi.

“Beliau (Pak Prabowo) sudah tahu maka beliau sudah bisa menyikapi,” kata Ganjar kepada insan pers, Kamis (25/6/2026).

Ganjar yang merupakan mantan lawan Prabowo dalam Pilpres 2024, menegaskan bahwa tidak semua demo merupakan aksi bayaran.

“PDI Perjuangan menghormati pernyataan-pernyataan Presiden yang beliau sampaikan di mana pun. Kami selalu mengikuti dengan saksama termasuk respons publik. Kalau memang ada pihak yang membiayai demonstrasi, tentu lebih baik dibuka kepada publik dan diproses secara hukum,” lanjut Ganjar.

Bagi Ganjar, demokrasi itu butuh kepastian, bukan dugaan berujung polemik publik. Karena itulah Ganjar menegaskan tak bisa mencap semua aksi demo ada yang membiayai.

“Perlu kami sampaikan demokrasi itu membutuhkan kepastian hukum, bukan sekadar dugaan atau narasi yang akhirnya menjadi polemik publik,” ucap Ganjar.

“Namun kita juga tidak boleh menganggap semua demonstrasi sebagai aksi bayaran. Fakta di lapangan menunjukkan persoalannya jauh lebih kompleks,” lanjutnya.

Yang menarik, Ganjar justru menyoroti aksi demo mahasiswa UBK yang pada akhirnya mengaku dibayar dan juga aksi lain.

Tapi lebih dari semuanya, Ganjar minta pemerintah fokus memenuhi janji-janji politik, seperti 19 juta lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi 8 persen, hingga janji meningkatkan kesejahteraan guru.