Menurut Paman Yani, pengelolaan aset-aset tersebut selama ini dinilai tidak sejalan dengan aturan yang berlaku, sehingga pemerintah daerah kehilangan potensi pendapatan hingga miliaran rupiah.
Selain itu, Pansus juga menyoroti sistem pembayaran manual pada fasilitas parkir dan kolam renang yang rawan manipulasi.
Selain isu aset, Pansus turut menyoroti kebijakan retribusi di sekolah negeri yang berpotensi menciptakan kesenjangan sosial.
Pansus menegaskan akan terus menyisir setiap celah pendapatan demi kesejahteraan masyarakat Kalsel.[dit]
