Pameran Panen di Sanggau Dorong Daya Saing Komoditas Buah Lokal ke Pasar Nasional

Pihak kepolisian mendorong pengembangan sektor ekonomi UMKM lokal melalui pameran panen guna meningkatkan potensi durian unggulan di daerah Sanggau. (Dok. Ist)

FAKTANASIONAL.NET – Pihak Kepolisian Resor Sanggau berupaya mempromosikan sektor pertanian daerah melalui ajang pameran panen raya buah lokal di 180° Coffee & Eatery pada Minggu (5/7/2026).

Langkah promosi strategis ini bertujuan sangat kuat untuk mengenalkan secara luas potensi durian unggulan dari daerah tersebut kepada publik dan calon konsumen.

Kapolres Sanggau Sudarsono menyatakan bahwa acara pameran hasil bumi ini memang sengaja diselenggarakan bertepatan dengan momentum masuknya musim panen raya di wilayah kerjanya.

Momen pergantian cuaca ini dinilai sangat tepat untuk memperkenalkan sekaligus mengukur kelayakan daya saing komoditas lokal di tengah ketatnya permintaan pasar tingkat nasional.

“Kami berharap durian-durian terbaik dari Kabupaten Sanggau semakin dikenal luas. Bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat dan membuka peluang pasar yang lebih besar bagi para petani,” kata Sudarsono.

Sudarsono turut menyoroti tingginya urgensi peran nyata dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dalam mengelola sektor hilir komoditas buah ini.

Menurutnya inovasi pengolahan bahan buah mentah menjadi aneka ragam produk turunan akan memberikan nilai tambah ekonomi yang sangat besar bagi kesejahteraan warga pedesaan.

Kehadiran berbagai produk turunan hasil budidaya tersebut diyakini mampu menciptakan lapangan usaha baru yang mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.

Pihak penyelenggara acara menargetkan temuan kualitas dari tim penilai dapat menjadi rujukan faktual untuk mengembangkan bibit dari potensi durian unggulan baru.

Pihak kepolisian juga secara terbuka mendorong dinas teknis pemerintah daerah agar segera mengucurkan pendampingan khusus kepada kelompok petani yang memiliki pohon berkualitas tinggi.

Intervensi dari pemerintah daerah itu dapat direalisasikan lewat pembinaan berkala, pelatihan metode budidaya modern, hingga bantuan penyaluran teknologi yang tepat guna.

Kolaborasi lintas sektor antara aparat keamanan, perangkat pemerintah, serta kelompok petani ini merupakan pondasi dasar untuk melahirkan varietas buah yang beridentitas lokal.

Pemberdayaan sektor agrikultur secara masif dan berkelanjutan menjadi instrumen utama dalam memastikan stabilitas ketahanan ekonomi para petani daerah terjamin dalam waktu yang panjang.

(*Red)

Exit mobile version