Megawati Didampingi Prananda Hadiri Pameran Foto Refleksi 30 Tahun Kudatuli

“Ini foto yang sangat ikonik dari perwarta foto saat itu,” ujar Bonnie.

Ia tampak memperhatikan satu persatu foto yang terpampang rapih di Ruang Museum Koleksi.

Megawati juga melihat satu persatu foto-foto yang mengambarkan peristiwa kelam di era Orde Baru itu.

Dimana, kantor PDI yang diisi oleh massa pendukung Megawati diserbu dan dirusak oleh kelompok kubu Soerjadi yang didukung oleh pemerintah Orde Baru.

Pada bagian foto lain, menggambarkan Kantor PDI di Jalan Diponegoro No. 58 Menteng itu rusak parah. Suasana luluh lantak Kantor PDI pun tergambar dari foto lainnya.

Di salah satu ruang pameran, ada layar yang memperlihatkan tayangan video penyerbuan Kantor PDI.

Megawati tampak duduk menyaksikan tayangan video tentang peristiwa Kudatuli.

Sebelum mengakhiri kunjungannya ke pameran, Megawati menuliskan pesan mendalam di salah satu akrilik di dekat pintu keluar.

Acara pun dilanjutkan dengan mendengar testimoni dari 3 tokoh pelaku sejarah peristiwa Kudatuli.

Sebagai informasi, Peristiwa Kudatuli adalah insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Tragedi ini dipicu oleh perebutan kekuasaan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) antara kubu Megawati Soekarnoputri dan kubu Soerjadi yang didukung oleh pemerintah Orde Baru.

Penyerbuan markas pendukung Megawati oleh massa pro-Soerjadi dan aparat memicu kerusuhan massal. Berdasarkan catatan Komnas HAM, insiden ini mengakibatkan 5 orang tewas, 149 luka-luka, dan 23 orang hilang.