Misteri Gunung Pickaxe, Fasilitas Nuklir Rahasia Iran 100 Meter di Bawah Tanah Jadi Sorotan Dunia

Manuver Kilat 48 Jam Menlu Iran: Putin Siap Pasang Badan, AS Terjepit di Selat Hormuz!/(pixabay)

Para analis memperkirakan fasilitas bawah tanah tersebut masih dalam tahap pembangunan dan belum beroperasi penuh.

Namun, aktivitas konstruksi dilaporkan meningkat setelah serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap sejumlah fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025, termasuk kompleks Natanz.

Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) menilai lokasi itu berpotensi digunakan untuk merakit sentrifus baru, memindahkan operasi dari fasilitas yang rusak, atau bahkan menjadi pusat rahasia pengayaan uranium.

Seorang sumber intelijen Israel yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan kepada CNN bahwa Iran diduga telah memindahkan sebagian stok uranium yang telah diperkaya beserta sentrifus canggih ke kawasan Gunung Pickaxe usai serangan pada Juni lalu.

Meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim serangan terhadap fasilitas nuklir Iran telah menghancurkan kemampuan nuklir negara tersebut, baik Amerika Serikat maupun Israel dilaporkan belum pernah menyerang kompleks bawah tanah di Gunung Pickaxe yang hingga kini masih menyimpan banyak misteri.[dit]

Exit mobile version