FAKTANASIONAL.NET – Hubungan ekonomi antara China dan Amerika Serikat kembali diuji setelah Washington menerapkan kebijakan pembatasan perdagangan terbaru terhadap produk asal Negeri Tirai Bambu.
Pemerintah China menyampaikan keprihatinan serius atas langkah tersebut dalam pembicaraan tingkat tinggi yang berlangsung melalui konferensi video pada Jumat (31 Juli 2026).
Dikutip dari Anadolu dan Xinhua, pertemuan itu mempertemukan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng dengan Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent serta Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer.
Dalam dialog tersebut, kedua pihak membahas implementasi kesepakatan yang sebelumnya dicapai oleh para pemimpin kedua negara di Beijing.
Menurut laporan Xinhua yang dikutip ANTARA, diskusi berlangsung secara terbuka, mendalam, dan konstruktif.
Selain mengevaluasi pelaksanaan kesepakatan sebelumnya, kedua negara juga membahas upaya menjaga stabilitas hubungan ekonomi, memperluas kerja sama praktis, serta menyelesaikan berbagai kekhawatiran masing-masing.
“Mereka juga membahas mempertahankan stabilitas hubungan ekonomi dan perdagangan, memperluas kerja sama praktis, serta menangani dengan baik kekhawatiran masing-masing pihak pada tahap berikutnya.”











