Aktivitas PT KAN Cemari Sungai Kapuas di Sanggau

Aktivitas PT KAN picu dugaan pembuangan tanah ke Sungai Kapuas di Sanggau hingga sebabkan air keruh dan ancaman pendangkalan. (Dok. HO/Faktakalbar)

FAKTANASIONAL.NET – Aktivitas PT KAN di sepanjang Sungai Kapuas menjadi perhatian warga menyusul dugaan pembuangan material pasir ke sungai untuk pembuatan jetty atau dermaga khusus perusahaan di Toba Sanggau.

Selain berdampak pada kondisi perairan, aktivitas tersebut juga dipertanyakan dari sisi kepatuhan terhadap aturan lingkungan dan perizinan.

Sejumlah warga melaporkan perubahan kondisi air dalam beberapa waktu terakhir.

“Air sungai mulai keruh dan kami khawatir terjadi pendangkalan,” kata Diki, warga setempat.

Warga juga mempertanyakan apakah aktivitas tersebut telah melalui kajian lingkungan.

“Kami tidak tahu apakah ini sudah sesuai AMDAL atau belum. Yang kami lihat, tanah dibuang langsung ke sungai dari tongkang pakai ekskavator. Kalau ini tidak sesuai aturan, tentu kami sangat dirugikan,” ujarnya.

Informasi serupa juga beredar melalui media sosial. Dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok, seorang warga @mar** menyampaikan keluhan terkait dugaan pembuangan material tanah ke Sungai Kapuas dari tongkang menggunakan ekskavator di kawasan Dusun Pasir Mentawak Kabupaten Sanggau.

Aliran Sungai Kapuas yang menjadi jalur vital transportasi serta sumber air utama bagi warga di Kabupaten Sanggau. (Dok. HO/Faktakalbar)

Dalam unggahan tersebut, ia menyebut warga di Dusun Sansat yang berada di hilir mulai merasakan dampaknya.

“Air semakin keruh, sementara kami menggunakan air sungai untuk mandi dan kebutuhan sehari-hari. Sampai sekarang belum ada penyediaan air bersih dari perusahaan,” tulisnya dalam keterangan video.

Ia juga meminta instansi terkait memeriksa dokumen lingkungan perusahaan dan memastikan ada tidaknya pelanggaran.

Exit mobile version