Daerah  

Menbud Ancam Tutup Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi, Perlindungan Situs UNESCO Diperketat

Menbud Ancam Tutup Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi, Perlindungan Situs UNESCO Diperketat/(ilustrasi)

Fadli menegaskan pemerintah tidak bermaksud menghambat investasi, melainkan memastikan aktivitas usaha berlangsung di lokasi yang tidak mengganggu kawasan bersejarah.

Ia bahkan menegaskan, “Kalau masih membandel juga, saya akan usulkan untuk ditutup saja usahanya.”

Candi Muaro Jambi merupakan kompleks percandian Hindu-Buddha terbesar di Asia Tenggara dengan luas sekitar 3.981 hektare berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 135/M/2023.

Kawasan yang berkembang sejak abad ke-7 hingga ke-13 Masehi itu kini diproyeksikan menjadi pusat penelitian, pendidikan, serta destinasi wisata budaya bertaraf internasional.

Gubernur Jambi Al Haris menyatakan pemerintah daerah siap mengikuti seluruh kebijakan Kementerian Kebudayaan terkait penataan kawasan. “Kalau memang mesti kita pindahkan, ya tinggal nanti perintah, kita siap untuk memindahkan,” ujarnya.

Ia menegaskan Candi Muaro Jambi merupakan warisan budaya Nusantara yang harus terlindungi dari aktivitas industri.[dit]