Ekspor Tumbuh, Investasi Melonjak: Menperin Targetkan Indonesia Jadi Pusat Industri Alas Kaki Global

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita saat pembukaan pameran ILF Expo dan IGT Expo 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran pada 5-7 Agustus 2026/Fkn.

Meski demikian, Agus menilai capaian tersebut masih harus terus ditingkatkan. Ia menyebut wajah industri alas kaki Indonesia saat ini mencerminkan tiga karakter utama, yakni tangguh, tumbuh, dan terpercaya.

“Untuk mempercepat pertumbuhan, pemerintah mendorong pelaku industri melakukan modernisasi mesin, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memanfaatkan teknologi, serta menerapkan prinsip industri hijau,” katanya.

Menurut Agus, pasar global kini tidak hanya menilai kualitas produk, tetapi juga memperhatikan proses produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Selain itu, pemerintah meminta pelaku usaha memanfaatkan implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) sebagai peluang memperluas ekspor.

Pelaku industri diharapkan telah siap dari sisi kapasitas produksi, sertifikasi, hingga kualitas produk agar mampu memenuhi permintaan pasar internasional.

Di sisi lain, penguatan rantai pasok nasional juga menjadi fokus pemerintah. Sinergi antara industri hulu, mulai dari penyamak kulit, produsen benang dan kain, hingga produsen alas kaki dan garmen dinilai akan menciptakan ekosistem industri yang lebih kuat dan tahan menghadapi dinamika ekonomi global.

Pemerintah juga berkomitmen memperkuat iklim investasi melalui pemberian insentif, pengamanan perdagangan, transformasi industri 4.0, penerapan standar industri hijau, serta kolaborasi lintas sektor.

Melalui penyelenggaraan ILF Expo 2026, Agus berharap lahir kontrak dagang baru, investasi strategis, serta transfer teknologi di bidang mesin, desain, dan proses produksi.

“Dengan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha, Indonesia diyakini tidak hanya menjadi basis produksi, tetapi juga pusat strategis industri alas kaki dunia,” pungkasnya.[sel]

Exit mobile version