Malaysia Akui Pemeriksaan KLIA Punya Celah, Kasus Pilot Bawa 26 Kg Narkoba Jadi Sorotan

Saifuddin menyebut protokol pemeriksaan di KLIA selama ini lebih diarahkan untuk menemukan senjata, termasuk senjata api, benda tajam, dan bahan peledak.

“Hanya saja, cakupan pemeriksaan lebih berfokus pada senjata. Jadi, meskipun barang selundupan terdeteksi, ini merupakan area yang perlu diperbaiki, terutama dari sisi keahlian petugas yang melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Pemeriksaan bagasi dilakukan Aviation Security dengan dukungan polisi tambahan dari Malaysia Airports Holdings Bhd sesuai standar internasional ICAO.

Pemerintah Malaysia menyatakan terbuka terhadap penggunaan teknologi pemeriksaan yang lebih mutakhir untuk menutup celah tersebut.

“Apakah ke depannya kami akan tetap menggunakan mesin yang ada saat ini? Tentu tidak. Ada berbagai jenis peralatan yang lebih canggih untuk sistem pemeriksaan di pintu masuk bandara dengan kemampuan yang jauh lebih tinggi. Jadi, kami selalu terbuka untuk mengadopsi jenis peralatan baru,” katanya.[dit]