Prabowo menyebut penggunaan motor listrik dapat memberikan efisiensi biaya yang cukup besar. Penghematan yang diperoleh pengguna disebut bisa berada pada kisaran 50% hingga 70% dibandingkan motor berbahan bakar bensin.
Presiden juga menyinggung perkembangan penggunaan kendaraan listrik di sejumlah negara. Ia mengingatkan bahwa jika kendaraan listrik nantinya menjadi kebutuhan dunia seperti di Beijing, China, kendaraan berbahan bakar bensin bisa tidak lagi digunakan.
“Jadi ini warning aja yang masih nekad gandrung dengan motor bensin,” ujarnya.
Meski memberikan peringatan, Prabowo memastikan pemerintah akan mencari skema yang menarik agar pengguna motor bensin bersedia beralih ke motor listrik.
Salah satu opsi yang disebut adalah program tukar tambah. Masyarakat nantinya dapat menyerahkan motor lama untuk memperoleh kendaraan listrik baru dengan tambahan biaya tertentu.
“Kau setor motor lama, dapat motor baru. Ya tambah dikit lah,” tegasnya.[dit]











