Opini  

Feri Amsari vs Hasan Nasbi, dan Febri Diansyah: Uda vs Uda dan Konco Palangkin

FAKTANASIONAL.NET – Saya menonton Cover Both Sides MetroTV kemarin, yang menghadirkan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, berhadapan melawan Feri Amsari, Mensesneg Kabinet Bayangan. Satu mewakili Pemerintah resmi, satu lagi mewakili katakanlah Pemerintah tidak resmi. Yakni, Bayangan.

Yang paling mengecewakan atau mungkin saja membanggakan saya, keduanya sama-sama memanggil Uda. Hasan Nasbi memanggil Feri Amsari dengan panggilan Uda Feri. Sebaliknya, Feri Amsari memanggil Hasan Nasbi dengan panggilan Uda Hasan. Jadi ketahuan kan? Keduanya orang Minang. Untung, keduanya tak berdebat memakai bahasa Minang. Pakai istilah Minang pun, tidak.

Saya pernah mendengar, dulu pendiri Republik ini yang berasal dari Minangkabau, kalau sudah berdiskusi atau berdebat di forum resmi, maka mereka tak sekalipun berbahasa Minang. Termasuk, memanggil sesama orang Minang dengan panggilan Uda. Uda Hatta, Uda Agus Salim, Uda Tan Malaka, Uda Syahrir, itu tidak ada. Panggilannya hanya satu, Bung.

Tapi, kalau sudah berbicara berdua saja, baru bahasa Ibunya keluar. Lapuak, lapak-i. Tak bisa lagi dihambat.

Seharusnya, Hasan Nasbi dan Feri Amsari, tidak saling memanggil Uda dalam dialog di MetroTV itu. Apalagi, usia keduanya hanya selisih setahun saja. Hasan Nasbi 46 tahun, Feri Amsari 45 tahun. Dan keduanya sama-sama lahir pada bulan Oktober, sama dengan Presiden Prabowo. Seharusnya panggil nama saja. Atau “Waang” saja, kalau diksi Minangkabaunya.

Debat antara Hasan Nasbi dan Feri Amsari di MetroTV itu terlalu banyak basa-basi. Padahal, keduanya mewakili dua kubu yang berbeda. Istilah saya di atas, satu mewakili Pemerintah resmi, satu lagi mewakili Pemerintah tidak resmi.

Debat keduanya seperti tidak mewakili panasnya perdebatan di luar atau di media sosial. Apalagi Feri Amsari yang biasanya garang atau sering menyerang lawan bicaranya, jadi ikut-ikutan gaya bicaranya Hasan Nasbi yang tenang dan terkontrol. Itulah yang mengecewakan saya.

Exit mobile version