FAKTANASIONAL.NET – Perdebatan mengenai ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi perhatian publik.
Universitas Gadjah Mada (UGM) menegaskan posisinya terkait dokumen fisik ijazah yang kini beredar di tengah masyarakat.
Rektor UGM Prof. Ova Emilia sebelumnya menjelaskan bahwa kampus tidak ingin memberikan penilaian terhadap kondisi atau bentuk fisik ijazah yang telah diserahkan kepada alumni.
Menurutnya, ijazah merupakan dokumen yang diberikan kepada mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan dan mengikuti prosesi wisuda.
Pernyataan tersebut disampaikan Ova dalam forum klarifikasi resmi UGM yang ditayangkan melalui akun YouTube UGM pada 22 Agustus 2025. Hal itu kemudian dikutip kembali oleh FAJAR.CO.ID pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Dalam forum tersebut, Ova mendapat pertanyaan mengenai gambar ijazah Jokowi yang beredar luas di media sosial. Dokumen itu menjadi bagian dari perdebatan publik mengenai keasliannya.











