Sementara itu, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menduga ikan dori kemasan jadi pemicunya. Dia menyebut menu ikan dori itu terasa basi.
Ini Alasan BGN Soal Ratusan Pelajar di Sidoarjo Keracunan Santap MBG
“Tadi saya sudah sidak di lokasi, saya tanyai SPPI, ahli gizi, saya tanya semuanya. Penyebabnya bukan masalah masakan, bukan human error, bukan masalah kebersihan, bukan masalah standardisasi dan yang lainnya, cuma tadi memang beli ikan dori di kemasan, padahal saya sudah menganjurkan jangan beli daging di kemasan,” jelas ketua Yayasan Sridaya Amanah Sejahtera, Bambang Sridaya kepada wartawan di SPPG.
“Saat disajikan rasanya ada basi-basi. Tidak saya sebut belinya dari mana tapi di atas bagus di tengah basi,” kata Bambang.
Camat Ceper Aris Munandar menjelaskan siswa mengalami gejala keracunan terindikasi setelah makan menu MBG. Jumlah di MIM Srebegan ada 33 orang.
“Sementara terdampak di sini ada 33 orang. Ada yang ditangani di Puskesmas dan di sini, untuk yang di MIM Cetan baru kita kumpulkan data,” katanya. (*)
