Diserang Houthi, Mengapa Pakta ‘NATO Islam’ Belum Bergerak Bela Arab Saudi?

Dua Rudal Balistik dari Yaman Ditembak Jatuh, Arab Saudi Siaga Hadapi Ancaman Houthi/(Foto: Reuters/Al Masirah)

Pakistan, yang merupakan satu-satunya negara anggota pakta tersebut yang memiliki senjata nuklir, menyatakan belum membahas penggunaan mekanisme pertahanan bersama untuk merespons serangan Houthi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Sajjad Haider Khan, mengatakan Islamabad belum mengambil pembahasan terkait respons militer berdasarkan pakta Makkah.

“Tidak ada hal semacam itu yang sedang dibahas saat ini…Ketika saatnya tiba, (kami) akan bertindak sesuai perjanjian tersebut,” kata Sajjad Haider Khan, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (13/9/2026).

Pernyataan itu disampaikan ketika Pakistan ditanya mengenai langkah Islamabad dalam memenuhi kewajibannya berdasarkan kesepakatan pertahanan bersama dengan Turki dan Arab Saudi.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan sebuah pakta pertahanan belum tentu berarti setiap serangan akan langsung diikuti pengerahan kekuatan militer bersama.

Implementasi, kepentingan masing-masing negara, serta keputusan politik tetap menjadi faktor penting dalam menentukan respons.[dit]

Exit mobile version