Hukum  

Febrie Adriansyah Sebut Presiden Dapat Masukan Keliru soal Kasusnya

Ia juga mengingatkan sejumlah perkara besar yang pernah ditangani ketika dirinya memimpin Gedung Bundar, termasuk ketika menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Febrie kemudian menyinggung keberadaan database perkara di Gedung Bundar yang menurutnya mencatat pihak-pihak yang terlibat dalam berbagai perkara besar.

“Jangan lupa, database di Gedung Bundar itu akan menjadi data abadi. Kita semua tahu siapa yang terlibat di perkara-perkara besar,” kata Febrie.

Pada Jumat pagi sekitar pukul 07.55 WIB, Febrie tiba di Kejari Jakarta Selatan dengan pengawalan TNI. Ia dibawa ke ruang pelimpahan perkara yang berkaitan dengan dugaan korupsi dalam penanganan perkara Asabri dan Jiwasraya serta dugaan TPPU.

Febrie tampak mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda dan kemeja krem. Tangannya juga terlihat diborgol. Sejumlah anggota tim Kejaksaan Agung mendampingi proses pelimpahan berkas perkara dan tersangka.

Saat memasuki gedung Kejari Jaksel, Febrie hanya tersenyum tanpa memberikan keterangan kepada awak media.[dit]