Syahganda Masuk dan Selalu ada Qodari di Setiap Reshuffle

Syahganda Nainggolan memang berbeda jauh dibandingkan Mohammad Qodari dan Hasan Nasbi. Intelektual, aktivis, dan seperti Jumhur Hidayat, juga pernah meringkuk dalam penjara di era Jokowi, karena memprotes keras UU Omnibus Law, yang dianggapnya terlalu berpihak kepada oligarki dan sama sekali tak berpihak kepada para pekerja.

Jadi, kalau Presiden Prabowo menginginkan hasil yang berbeda dengan menempatkan Syahganda Nainggolan, peluangnya masih ada. Minimal 50:50 (fifty-fifty). Sesuai karakteristik Syahganda, Bakom Pemerintah bakal lebih dinamis, bergairah, dan progresif. Syahganda pernah memuji Bakom Pemerintah AS, yang begitu cepat mengantisipasi apa pun yang dilakukan Presiden Donald Trump.

Apakah Syahganda Nainggolan akan berhasil? Entahlah. Kita tidak sabar juga menunggu gebrakan yang dilakukan Bang Ganda ini. Dan ini, kali kedua Presiden Prabowo menarik mantan juru bicara Anies Baswedan masak ke dalam kabinetnya. Selamat bekerja. (ERIZAL)

Sumber: FB@Erizal

Exit mobile version