Terima Audiensi Putri Hijabfluencer, PKB Minta Influencer Kedepankan Integritas

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKB, Siti Mukaromah, menilai ajang Putri Hijabfluencer memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan ekosistem industri halal dan UMKM nasional. Para peserta didorong memiliki spesialisasi konten yang kuat, mulai dari sektor pariwisata, busana muslim (modest fashion), kuliner, hingga teknologi digital.

“Ini merupakan ruang untuk menemukan dan mengembangkan generasi muda yang memiliki bakat, kapasitas, kreativitas, serta potensi kepemimpinan. Spesialisasi konten dapat menjadi modal untuk memberikan kontribusi nyata,” kata legislator yang akrab disapa Erma tersebut.

CEO dan Founder Putri Hijabfluencer, Lidya Agustin, mengapresiasi penerimaan dan arahan edukatif dari jajaran anggota DPR RI Fraksi PKB. Pihaknya berharap pertemuan tersebut berlanjut menjadi kolaborasi konkret dalam membina kapasitas digital serta membuka peluang akses jaringan bisnis bagi para peserta.

“Kami mengapresiasi Fraksi PKB yang telah menerima kami dengan baik. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal sinergi positif yang memberikan manfaat bagi para Putri Hijabfluencer dan masyarakat,” ucap Lidya.

Apresiasi senada disampaikan Pembina Putri Hijabfluencer dan Albis Group, Nia Kurniani, yang menilai pembekalan regulasi dan integritas sangat penting bagi para influencer muda. Para peserta diharapkan dapat menjaga nama baik serta tidak terjebak dalam promosi produk yang berpotensi merugikan publik.

“Terima kasih kepada Fraksi PKB atas ruang dialog ini. Semoga pertemuan ini menjadi bekal bagi para peserta untuk terus berkarya, membangun jejaring, dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat,” pungkas Nia.

Exit mobile version