Kemendagri Gembleng Provinsi TOT Konvergensi Gizi dan Tekan Stunting di Daerah

Kelima, peran strategis provinsi sebagai koordinator, fasilitator, pembina dan pengawas kabupaten/kota yang belum berjalan optimal.

Kegiatan TOT juga diarahkan untuk membentuk dan memperkuat trainer/fasilitator di tingkat provinsi yang mampu memberikan pendampingan kepada kabupaten/kota.

Materi pelatihan mencakup penguatan pemahaman aksi konvergensi, pemenuhan gizi, penguatan perencanaan dan penganggaran, pemanfaatan data, koordinasi lintas sektor, pemantauan indikator, serta evaluasi kinerja penurunan stunting.

Dengan adanya TOT, diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan keterampilan secara berjenjang, sehingga kapasitas daerah dalam merencanakan dan melaksanakan intervensi penurunan stunting dapat meningkat.

Selain itu, forum koordinasi ini menjadi momentum untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi daerah, termasuk kualitas data, keterpaduan program dan kegiatan, efektivitas penganggaran, cakupan intervensi, serta koordinasi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Pemerintah menekankan pentingnya pendekatan yang berbasis data, sasaran, wilayah, dan kebutuhan masyarakat. Setiap daerah perlu memastikan bahwa sumber daya yang tersedia diarahkan pada intervensi yang memberikan dampak nyata terhadap perbaikan status gizi dan penurunan stunting.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain:

Meningkatnya pemahaman pemerintah provinsi mengenai aksi konvergensi pemenuhan gizi dan percepatan penurunan stunting;

Terbentuknya trainer/fasilitator provinsi yang mampu melakukan penguatan kapasitas kabupaten/kota;

Meningkatnya kualitas pembinaan dan pengawasan provinsi terhadap pelaksanaan aksi konvergensi di kabupaten/kota;

Menguatnya integrasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan evaluasi program penurunan stunting;

Meningkatnya pemanfaatan data sebagai dasar penetapan sasaran dan intervensi;

Menguatnya kolaborasi lintas sektor dan lintas tingkatan pemerintahan dalam pemenuhan gizi dan percepatan penurunan stunting.

Melalui penguatan koordinasi dan kapasitas tersebut, Kementerian Dalam Negeri berharap setiap provinsi dapat menjadi penggerak utama dalam memastikan aksi konvergensi berjalan sampai ke tingkat kabupaten/kota dan desa/kelurahan.

TOT Provinsi bukan hanya menjadi forum peningkatan kapasitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun gerakan bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh hak atas gizi yang cukup, tumbuh dan berkembang secara optimal, serta terlindungi dari risiko stunting.

Exit mobile version