Amankan Hak Pekerja: Puluhan Ribu Buruh KBPBI Padati Kawasan Parlemen Senayan Hari Ini

Amankan Hak Pekerja: Puluhan Ribu Buruh KBPBI Padati Kawasan Parlemen Senayan Hari Ini (Instagram)
FAKTANASIONAL.NET – Guna mengawal pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, puluhan ribu massa KBPBI mengadakan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada Selasa (6/10/2026) sejak pukul 10.30 WIB. bi
Massa aksi yang memadati jalanan tersebut merupakan gabungan buruh dari wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Mereka membawa 11 poin tuntutan krusial, di antaranya mengenai kepastian status kerja, penghapusan sistem outsourcing, perbaikan skema pesangon, kelayakan upah, hingga jaminan perlindungan hukum bagi pekerja platform digital ojek online. Merespons besarnya eskalasi massa, pihak kepolisian menyiagakan sedikitnya 11.261 personel gabungan serta memberlakukan rekayasa arus lalu lintas situasional di koridor Jalan Gatot Subroto dan Palmerah.
Koordinator Aksi Nasional KBPBI sekaligus Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Sunarno, menegaskan bahwa aksi turun ke jalan ini merupakan langkah krusial demi memastikan draf akhir regulasi baru tersebut benar-benar berpihak pada nasib buruh.
“Hari ini kami dari Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia turun ke jalan untuk hadir di depan Gedung DPR. Harapan kami adalah sebelum DPR mengetok palu pengesahan, pihak DPR memberikan salinan undang-undang tersebut kepada kami demi memastikan tuntutan buruh tidak diabaikan di menit-menit akhir,” tegas Sunarno dari atas mobil komando, Selasa (6/10/2026).

Pada kesempatan yang sama, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyampaikan pandangan optimistisnya setelah mengamati hasil pembahasan tingkat I antara DPR dan Pemerintah sehari sebelumnya.
“Saya melihat draf terakhir dan mendapat kabar bahwa sekitar 90 persen tuntutan buruh masuk, terutama hal-hal krusial terkait hak dasar pekerja. Perjuangan memang tidak pernah 100 persen sempurna, tetapi ketika kesejahteraan buruh tersentuh, kami akan mempertahankan habis-habisan. Setelah undang-undang ini resmi disahkan hari ini, kami berencana melakukan sujud syukur bersama di depan gerbang parlemen,” urai Andi Gani Nena Wea.

Hingga siang ini, perwakilan pimpinan serikat pekerja dilaporkan tengah bersiap memasuki area dalam gedung parlemen guna memantau jalannya sidang. Sementara itu, situasi penyampaian pendapat di luar pagar gerbang utama DPR RI dilaporkan tetap berjalan secara tertib, aman, dan kondusif.
Exit mobile version