FAKTANASIONAL.NET – Perhelatan tahunan Investor Daily Summit (IDS) 2026 resmi digelar di Hotel Raffles Jakarta pada Rabu (7/10/2026). Forum bertema “Indonesia’s New Economic Model” yang berlangsung hingga Kamis (8/10/2026) ini mempertemukan pejabat pemerintah, pelaku industri, investor, serta pemangku kepentingan untuk memetakan arah perekonomian nasional di tengah dinamika global.
Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita menyoroti pentingnya forum ini sebagai ajang evaluasi serta penentuan arah kebijakan menjelang dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Poin utama yang menjadi fokus diskusi meliputi percepatan hilirisasi, tata kelola BUMN, optimalisasi investasi melalui Danantara, serta pemenuhan pasokan energi untuk industri digital modern.
“Dua tahun merupakan masa penting untuk melihat fondasi yang sedang dibangun, sekaligus memperkuat keyakinan terhadap arah yang hendak dituju,” ungkap Enggartiasto Lukita dalam pembukaan acara.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemerintah sedang merampungkan penataan struktur kementerian koordinator. Selain Kementerian ESDM serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Kementerian Perindustrian juga berpeluang masuk dalam koordinasi tersebut guna memperkuat industrialisasi. Bahlil turut memaparkan rencana pembatasan (moratorium) pembangunan industri produk setengah jadi nikel agar proses pengolahan berlanjut hingga menghasilkan produk jadi bernilai tambah tinggi.
Sementara itu, Dewan Pengarah Danantara sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo memaparkan pentingnya kesiapan pasokan energi hijau untuk menopang pertumbuhan data center dan Artificial Intelligence (AI) sebagai pendorong utama target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
“Keunggulan Indonesia, bonus demografi anak muda yang adaptif teknologi. Untuk itu pemerintah siapkan program PLTS 100 GW guna pasok listrik data center,” urai Hashim.
Dari ranah daerah, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menegaskan komitmen Kota Bekasi untuk memanfaatkan momentum forum ini demi menciptakan iklim investasi yang kondusif di sektor perdagangan, jasa, industri, serta ekonomi kreatif.
“Investor Daily Summit 2026 memberikan perspektif yang sangat penting mengenai bagaimana Indonesia membangun fondasi ekonomi yang semakin kuat, adaptif, dan berdaya saing. Berbagai gagasan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam melihat peluang pembangunan ke depan,” ujar Abdul Harris Bobihoe.
Ia mengakhiri penjelasannya dengan menekankan pentingnya pemerataan hasil pembangunan. “Pada akhirnya, pembangunan ekonomi harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kita ingin pertumbuhan ekonomi nasional berjalan beriringan dengan kemajuan daerah, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh masyarakat,” pungkas Abdul Harris.(sak)











