Rocky Gerung Minta Gibran Mundur Usai Putusan MK soal Ijazah, Soroti Dampak Politik ke DPR

Rocky Gerung Masuk Wantimpres, Tegaskan Sikap Kritis Tak Bakal Luntur (dok.antaranews)

FAKTANASIONAL.NET – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ia menilai keputusan tersebut berpotensi memindahkan polemik ijazah Gibran dari ruang publik ke arena politik di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Dalam keterangannya, Rocky menganggap MK menyerahkan persoalan tersebut kepada DPR setelah putusan atas gugatan yang berkaitan dengan persyaratan pendidikan wakil presiden.

Menurutnya, langkah itu dapat membuat keresahan masyarakat yang telah berlangsung selama bertahun-tahun menjadi bahan perdebatan politik di parlemen.

“Coba saya ulas aja nih. Mahkamah Konstitusi akhirnya cuci tangan karena dua-duanya dimenangkan. Tapi implikasi dari cuci tangan itu, dia mau jadi jembatan untuk membawa isu ini dari back mind publik pergi ke DPR,” kata Rocky Gerung, dikutip Jumat (9/10/2026), dari FAJAR.CO.ID.

Ia kemudian menegaskan, “Jadi Mahkamah menyediakan diri untuk menyeberangkan keresahan publik yang bertahun-tahun ini supaya dia jadi mainan DPR. Jadi, dia kirim bola panas ke DPR.”

Rocky juga mengingatkan adanya potensi reaksi masyarakat setelah putusan MK tersebut. Menurutnya, kemarahan publik perlu menjadi perhatian sebelum polemik persyaratan pendidikan Gibran berlanjut ke pembahasan politik di DPR.

Ia menyinggung dugaan mengenai ketidakmampuan Gibran menunjukkan ijazah asli yang selama ini menjadi bagian dari perdebatan publik.

Exit mobile version