FAKTANASIONAL.NET – Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kebanggaan bagi sepak bola nasional.
Namun, keberhasilan tersebut juga memunculkan sorotan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino, terutama menjelang pemilihan Presiden FIFA pada 2027.
Dalam laporan media Inggris, The Guardian, kehadiran Infantino di Indonesia dinilai memiliki dimensi lain di luar kesuksesan penyelenggaraan turnamen.
Kompetisi tersebut berpotensi menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan asosiasi sepak bola negara-negara Asia Tenggara.
Timnas Indonesia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2.
Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 5 Oktober 2026.
Infantino menyaksikan langsung pertandingan final dari tribun kehormatan.
Ia hadir bersama Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Dalam seremoni kemenangan, Infantino juga menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup kepada kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Meski demikian, The Guardian menyoroti kemungkinan adanya keuntungan politik bagi Infantino dari penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Media itu menilai dukungan negara-negara Asia Tenggara dapat menjadi faktor penting dalam pemilihan Presiden FIFA mendatang.
“Indonesia berjaya dalam turnamen ciptaan Infantino, tetapi dampak sesungguhnya kemungkinan adalah voter,” tulis The Guardian pada 7 Oktober 2026, dikutip dari VIVA.
FIFA ASEAN Cup merupakan turnamen perdana yang digelar di Asia Tenggara dan melibatkan negara-negara di kawasan tersebut melalui dua divisi.
