Polkam  

Menteri ESDM Pastikan Rampungnya DIM RUU Migas

Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia/(instagram)

FAKTANASIONAL.NET – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) saat ini sudah mendekati tahap akhir dan siap diserahkan kepada DPR RI.

Meski demikian, pemerintah berencana untuk melakukan koordinasi dan konsultasi terlebih dahulu guna mematangkan substansi DIM tersebut sebelum resmi diserahkan.

“DIM-nya sudah hampir selesai, nanti setelah itu saya akan melakukan konsultasi baru kita serahkan ke DPR,” ujar Bahlil saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Jumat (23/10/2026).

Bahlil menegaskan bahwa perumusan dan penyelesaian DIM ini merupakan bentuk tanggung jawab penuh pihak eksekutif agar proses legislasi RUU Migas bersama parlemen dapat terus bergulir.

“Saya punya kewajiban menyelesaikan DIM-nya,” tegas dia.

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung sempat menyampaikan bahwa pemerintah mematok target penyerahan dokumen DIM tersebut pada 22 Oktober 2026.

“Kami targetnya tanggal 22 Oktober sudah bisa disampaikan,” ucap Yuliot pada Jumat (02/10/2026) lalu.

Penetapan target waktu tersebut merujuk pada Surat Presiden (Surpres) yang dikirimkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan diterima secara resmi oleh jajaran Kementerian ESDM pada 14 September 2026.[sak]