JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Kordinator Konsorsium Pemuda Anti Korupsi (KOMPAK) Muhammad Iqbal alias Bung Galang menyoroti dugaan praktik korupsi yang melibatkan oknum pejabat tinggi di Pemerintah Daerah Halmahera Timur (Haltim).
Fokus utama sorotan tertuju pada Sekretaris Daerah (Sekda) Haltim, Ricky Chairul Richfat, yang diduga melakukan mark up anggaran proyek pemeliharaan kanal tahun 2023–2026 senilai Rp71,7 miliar.
Menurut laporan kajian KOMPAK yang diterima redaksi pada Rabu (10/6/2026), anggaran pemeliharaan kanal tersebut mengalami kenaikan yang terus-menerus setiap tahun, tanpa urgensi yang jelas.
“Temuan ini memicu kecurigaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah yang sarat akan kepentingan pribadi,” ungkap Bung Galang.
Lebih lanjut, Bung Galang mengingatkan bahwa sosok Ricky Chairul Richfat bukanlah nama baru dalam pusaran dugaan rasuah. Pejabat tersebut sebelumnya disinyalir terlibat dalam kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2017–2018, yang kasusnya sempat dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari pengembangan penyidikan tersangka Yaya Purnomo.










