“Hasil forum ini akan melengkapi kajian CSPS UI terhadap isu-isu strategis tersebut,” kata Guntur.
Guntur mengatakan, hasil kajian tersebut akan dituangkan dalam policy paper yang menjadi rekomendasi untuk pemerintahan mendatang.
“Kami berhadap policy paper dan rekomendasi dapat diserahkan langsung kepada Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianti,”ujarnya.
Menurut Guntur, CSPS mengapresiasi komitmen Prabowo Subianto yang dalam kampanye politiknya akan membangun sumber daya manusia unggul yang dimulai sejak dini dengan program makan bergizi gratis.
Program strategis lainnya adalah mewujudkan kemandirian pangan dan kemandirian nasional dengan mengoptimalkan potensi-potensi nasional bangsa Indonesia.
“Kami akan memberikan agar gagasan-gagasan besar itu dapat diwujudkan dan tidak hanya omon-omon,” kelakar Guntur.
CSPS adalah pusat riset yang fokus pada kajian dan analisa kebijakan strategis membahas serta memberikan solusi permasalahan secara multi-displin keilmuan.
Selain melakukan riset dan publikasi juga melaksanakan pelatihan, dan konsultansi di bidang kebijakan stratejik yang antara lain meliputi kebijakan publik, manajemen stratejik, perencanaan stratejik, komunikasi stratejik, strategic intelligence, kepemimpinan (leadership), dan aspek strategis lainnya yang meliputi multi disiplin keilmuan.
Kepala CSGS SKSG UI Shobichatul Aminah menjelaskan, CSGS UI memiliki 12 pusat kajian.
Selain CSPS, ada Center for Strategic Entrepreneurial Leadership (CSEL), Rumah Perdamaian, Research Center for Security and Violent Extremism (Recure), Pusat Kajian Jaminan Sosial UI (PKJS-UI), ASEAN-China Research Center, Pusat Kajian Pembangunan Berkelanjutan (PKPB), Pusat Riset Ketahanan Nasional, Pusat Riset Perkotaan dan Wilayah (PRPW), Pusat Riset Sumber Daya Jepang (PRSDJ), Pusat Studi Mutu dan Profesi (PSMP), dan Pusat Riset Timur Tengah dan Islam (IMERC). [zul]
