Sayangnya, lanjut dia, pemanfaatan bahan alam ini belum maksimal, sehingga bahan baku obat di Indonesia masih sering menggunakan bahan kimia impor.
“Saya mendorong industri seperti PT Ferron Par Pharmaceuticals untuk terus mengembangkan penelitian dan pengembangan (research and development) dalam pemanfaatan bahan alam untuk produk obat tradisional dan suplemen kesehatan,” tambahnya.
Putih Sari juga menjelaskan bahwa, selain mengapresiasi upaya PT Ferron Par Pharmaceuticals dalam pemanfaatan bahan alam sebagai bahan baku obat, ia memastikan kualitas dan keamanan produk obat tradisional dan suplemen kesehatan melalui peninjauan langsung lokasi produksi.[zul]
