Menko PMRI Ajukan Tambahan Anggaran Rp653,7 Miliar

Menko PMRI Muhaimin Iskandar

Penyediaan makanan bergizi di sekolah, pesantren, serta bantuan gizi bagi anak balita dan ibu hamil.Peningkatan produktivitas lahan pertanian, Penerusan dan penambahan kartu kesejahteraan social serta Pembangunan infrastruktur berbasis Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Kami ingin memastikan kebijakan ini berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambah Gus Muhaimin.

Dalam jangka lima tahun, Kemenko PMRI menargetkan berbagai indikator strategis, antara lain, Penurunan angka kemiskinan, Peningkatan jumlah kelas menengah dan
Perluasan cakupan jaminan sosial.

“Kami ingin mewujudkan negara kesejahteraan yang inklusif, memastikan keluarga miskin ekstrem, miskin, dan rentan miskin menjadi mandiri,” tegasnya.

Untuk memastikan program berjalan optimal, Kemenko PMRI akan mengedepankan tata kelola yang profesional dan berorientasi pada hasil nyata di masyarakat. Menurut Gus Muhaimin, kementeriannya akan memastikan kebijakan lintas sektor berjalan strategis, tepat sasaran, dan memiliki dampak langsung bagi rakyat.

“Kami berkomitmen untuk mewujudkan visi Presiden Prabowo dalam menciptakan masyarakat yang lebih berdaya dan mandiri,” pungkasnya. [dnl]

Exit mobile version