JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pada Selasa (18/3/2025), di Istana Kepresidenan Jakarta, Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan arahan strategis untuk mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke sektor-sektor produktif.
Presiden menilai bahwa pembiayaan yang lebih diarahkan ke sektor perikanan dan industri pengolahan sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan lapangan kerja baru.
Saat ini, penyaluran KUR masih didominasi oleh sektor perdagangan sebesar 48,4%, pertanian 29%, dan jasa 14,2%, sedangkan sektor perikanan baru menyerap 1,7% dan industri pengolahan 7,6%. Kondisi tersebut dinilai belum optimal dalam mendukung pengembangan usaha produktif yang memiliki potensi besar bagi perekonomian nasional.
Presiden Prabowo menekankan bahwa sektor perikanan dan industri pengolahan memiliki peluang besar untuk tumbuh jika mendapatkan dukungan pembiayaan yang lebih signifikan.
Dengan peningkatan pembiayaan, pelaku usaha di kedua sektor ini dapat meningkatkan inovasi, memperbaiki kualitas produk, dan memperluas jaringan distribusi.
Hal ini tidak hanya akan meningkatkan nilai tambah produk dalam rantai pasok nasional, tetapi juga membantu mengurangi ketergantungan pada sektor perdagangan yang saat ini mendominasi.
Pendekatan ini diharapkan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di berbagai daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
