JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pada Senin, 7 April 2025, nilai tukar rupiah mengalami pelemahan signifikan di pasar spot exchange.
Data dari Bloomberg mencatat bahwa pada pukul 09.16 WIB, rupiah tersentuh di level Rp17.217 per dolar AS.
Kondisi ini kemudian semakin memburuk hingga pukul 12.05 WIB, ketika nilai rupiah tertekan lebih jauh menjadi Rp16.835 per dolar AS, mengalami penurunan sebesar 183 poin atau 1,10%.
Fenomena pelemahan rupiah ini memicu keprihatinan di kalangan pelaku pasar dan investor, mengingat respons negatif sejumlah negara atas kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan oleh pemerintah Amerika Serikat.
Analis pasar uang, Ariston Tjendra, menjelaskan bahwa pengumuman tarif dari Presiden AS memicu reaksi kurang positif dari negara-negara terdampak.
Langkah tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang prospek ekonomi global, khususnya di tengah memanasnya perang dagang dan ketidakpastian geopolitik.
Permintaan terhadap aset safe haven semakin mendorong investor untuk memilih dolar AS, sehingga tekanan terhadap rupiah semakin meningkat.
