DMI Teken MoU dengan Tiga Kementerian dan BTN, Ini Tujuannya

Penandatanganan MoU antara DMI dan Kemenaker di sela-sela kegiatan Rakernas DMI/humas.

Sedangkan kerja sama dengan Kementerian ATR, DMI menggandeng kementrian tersebut untuk menyelesaikan administrasi tanah-tanah wakaf. JK tidak ingin terjadi sengketa antara pengurus masjid dengan keluarga pemberi wakaf.

“Banyak kasus tiba-tiba jadi sengketa karena ingin diambil alih oleh ahli waris,” kata JK lagi.

Sementara dengan Kemenaker, DMI akan bersinergi dalam mencetak tenaga kerja yang siap kerja. “Bangsa ini butuh tenaga kerja tapi yang sudah terlatih dan memiliki keterampilan. Nah DMI punya wadahnya,”

“Mari kita cetak tenaga kerja yang tidak hanya terlatih tapi juga religius,” imbuhnya.

Lebih jauh, JK berharap masjid-masjid di Indonesia tidak pernah sepi. Bahkan kalau perlu terbuka 24 jam untuk umat.

JK juga bersyukur, masjis masjid di Indonesia makin modern, indah dan ditempat-tempat yang luas. Kondisi tersebut makin berkembang dan berbeda jauh dengan masjid-masiid dahulu. Namun tidak melupakan fungsi yang dicita-citakan.

“Fungsi utamanya adalah memakmurkan dan dimakmurlan,” pungkasnya.[zul]

Exit mobile version