Fakta Nasional

Haruskah Sarapan Sebelum Olahraga Pagi?

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Banyak orang yang menjadikan olahraga pagi sebagai rutinitas demi menjaga kebugaran dan kesehatan. Namun, di pagi hari sering muncul pertanyaan klasik: “Haruskah sarapan dulu sebelum berolahraga, atau lebih baik puasa…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 03 June 2025 📖 1 menit
Haruskah Sarapan Sebelum Olahraga Pagi?
Haruskah Sarapan Sebelum Olahraga Pagi?/(Ilustrasi/@pixabay)

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET - Banyak orang yang menjadikan olahraga pagi sebagai rutinitas demi menjaga kebugaran dan kesehatan.

Namun, di pagi hari sering muncul pertanyaan klasik: “Haruskah sarapan dulu sebelum berolahraga, atau lebih baik puasa agar lemak lebih banyak terbakar?”

Sebenarnya, keputusan untuk makan atau tidak sebelum olahraga bergantung pada kondisi tubuh dan tujuan latihan masing-masing individu.

Bagi Anda yang tidak memiliki masalah kesehatan seperti hipertensi atau diabetes, berolahraga dalam kondisi perut kosong (fasted cardio) bisa menjadi pilihan.

Saat tubuh berada dalam keadaan puasa, cadangan glikogen (gula darah) relatif menipis sehingga proses pembakaran lemak sebagai sumber energi berlangsung lebih optimal.

Metode ini populer di kalangan pegiat fitnes yang ingin menurunkan lebih banyak lemak tubuh.

Namun, ada risiko bahwa beberapa orang bisa mengalami gejala lemas, pusing, atau bahkan mual ketika memaksakan olahraga intensitas tinggi tanpa asupan kalori sebelumnya.

Berolahraga tanpa sarapan (puasa) cenderung meningkatkan penggunaan lemak sebagai bahan bakar.

Saat glikogen menipis, tubuh akan “memaksa” memecah cadangan lemak menjadi asam lemak bebas untuk diubah menjadi energi.

Penelitian menunjukkan bahwa fasted cardio dapat mempercepat penurunan persentase lemak, terutama bila dilakukan secara konsisten dua hingga tiga kali seminggu.

Namun, di sisi lain, olahraga tanpa asupan energi bisa menurunkan performa latihan. Tanpa gula darah yang optimal, stamina cepat habis, denyut jantung melonjak, dan risiko cedera pun meningkat karena koordinasi otot yang menurun.

Jika Anda merasa mudah pusing, lemas, atau tidak mampu menyelesaikan sesi latihan, sebaiknya hentikan dan pertimbangkan sarapan kecil sebelum olahraga.

Jika Anda memutuskan untuk makan sebelum olahraga pagi, timing dan jenis makanan yang dikonsumsi sangat penting.

Pastikan sarapan ringan yang mudah dicerna sekitar 30–60 menit sebelum berolahraga.

Menu ideal misalnya satu buah pisang, roti gandum dengan selai kacang, atau oatmeal dengan sedikit buah. Hindari makanan berat atau tinggi lemak karena butuh waktu lama untuk dicerna dan bisa menyebabkan kram perut saat latihan.

Dengan asupan karbohidrat kompleks dan sedikit protein, Anda akan memiliki cadangan energi yang cukup untuk menjalankan latihan tanpa mengalami lapar ekstrem.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK