Pada jajaran top gainers, PT LCK Global Kedaton Tbk (LKCM) melesat 34,72%, diikuti PT Charnic Capital Tbk (NICK) naik 25%, dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) menguat 24,79%. Sebaliknya, top losers dipimpin PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) merosot 16,67%, PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) turun 14,74%, serta PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) melemah 13,07%.
Meski IHSG terkoreksi tipis, dominasi penguatan di sektor-sektor utama menunjukkan adanya peluang alokasi ulang portofolio ke saham siklikal dan sektor unggulan. Investor disarankan memantau pergerakan global, suku bunga BI, dan laporan emiten kuartal II/2025 untuk menentukan strategi investasi selanjutnya.[dit]
