JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2026 tetap tinggi sebesar USD146,2 miliar.
Meskipun cadangan devisa menurun dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2026 sebesar USD148,2 miliar.
Direktur Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, perkembangan ini dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa.
Faktor lainnya adalah penerbitan global bond pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah.
“Kebijakan stabilisasi tersebut sebagai respons Bank Indonesia terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 8 Mei 2026.
