Produk Ilegal dan Predatory Pricing Ancam Industri Lokal, DPR Colek Kementerian Industri

Rombongan Komisi VII DPR RI saat mengunjungi pabrik CV Sinar Baja Electric di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (28/8/2025)/dpr.go.id.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Maraknya praktik persaingan tidak sehat di pasar nasional akibat membanjirnya produk ilegal dinilai menghambat perkembangan industri dalam negeri.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI, Muhammad Hatta, usai mengunjungi pabrik CV Sinar Baja Electric di Surabaya, produsen speaker kelas dunia yang turut mengeluhkan masuknya produk ilegal.

“Kalau produk ilegal dibiarkan masuk, tentu akan menekan pasar Indonesia. Kondisi ini tentu mengkhawatirkan,” kata Hatta dalam keterangannya kepada awak media, yang dikutip redaksi, Jumat (29/8/2025).

Ia menegaskan, produk ilegal sering menciptakan predatory pricing karena tidak menanggung beban pajak seperti produsen resmi. Hal ini membuat industri nasional sulit bertahan dan berkembang.

“Ketika industri kita tidak bisa survive menghadapi produk-produk yang ilegal, yang seharusnya membayar pajak tapi mereka tidak membayar pajak, ya itu kan menghambat mereka untuk berkembang lebih besar,” ungkapnya.

Exit mobile version