Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol, DPR Sepakat Cabut Tunjangan Anggota DPR

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat berpidato dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025)/dpr.go.id.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan para ketua umum partai politik di Istana Negara, Jakarta, pada Minggu (31/8/2025). Pertemuan ini membahas gelombang demonstrasi yang belakangan terjadi serta sikap sejumlah anggota DPR yang dinilai mencederai perasaan rakyat.

Para ketum partai politik yang hadir antara lain Megawati Soekarnoputri (PDIP), Ahmad Muzani (Gerindra), Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat), Bahlil Lahadalia (Golkar), Zulkifli Hasan (PAN), Surya Paloh (NasDem), Muhaimin Iskandar (PKB), dan Sekjen PKS M Kholid. Turut hadir pula Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin.

Dalam keterangannya, Prabowo menyebut seluruh ketua umum partai telah mengambil tindakan tegas terhadap anggota DPR yang dianggap menyampaikan pernyataan keliru atau menyinggung publik. Langkah ini dilakukan sebagai wujud tanggung jawab partai dalam meredakan keresahan masyarakat.

Prabowo juga menegaskan bahwa kebijakan ini berlaku mulai 1 September 2025. Ia menilai tindakan ini merupakan sinyal positif bahwa pemerintah dan partai politik mendengar suara rakyat.

Selain itu, pimpinan DPR melaporkan kepada Presiden bahwa mereka akan mencabut beberapa kebijakan kontroversial, termasuk besaran tunjangan anggota DPR. Bahkan, moratorium kunjungan kerja ke luar negeri juga akan diberlakukan untuk sementara waktu.

Keputusan ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif dan meredam gelombang unjuk rasa yang terus berlangsung. Pemerintah mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan memantau pelaksanaan kebijakan baru ini.[dit]

Exit mobile version