JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Indonesia mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) muda dengan meluncurkan program magang nasional berskala besar. Tak tanggung-tanggung, anggaran sebesar Rp1,1 triliun telah dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 untuk mendanai program ini.
Dana tersebut secara spesifik ditujukan untuk membayar gaji 100.000 peserta magang batch pertama. Hal ini dikonfirmasi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Jakarta, Kamis (23/10/2025). “Yang batch ini 100.000 (anggarannya) segitu (Rp 1,1 triliun),” ujar Airlangga.
Kebijakan ini dirancang sebagai solusi strategis untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Program ini bertujuan mempercepat penyerapan tenaga kerja muda, khususnya lulusan baru, agar memiliki keterampilan yang relevan dengan tantangan dunia kerja masa depan.
Gaji Setara UMP dan Skema Link-and-Match
Salah satu poin utama dari program ini adalah jaminan kesejahteraan bagi peserta. Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah akan memberikan gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) selama enam bulan masa magang. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi peserta sekaligus memberikan pengalaman kerja yang layak.
