Damai Dagang AS-China Tekan Emas ke Level Terendah, Bagaimana Prospek ke Depan?

Harga Emas Tergelincir Jelang Perjanjian Dagang AS-UE
Harga Emas Tergelincir Jelang Perjanjian Dagang AS-UE/(ilustrasi/@pixabay)

Pasar kini menanti keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan pekan ini. Secara luas, bank sentral AS tersebut diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, yang dapat memengaruhi pergerakan dolar AS dan harga emas selanjutnya.

Proyeksi Harga Emas ke Depan Masih Terbelah

Meskipun saat ini harga emas sedang tertekan, prospek ke depan masih memunculkan pandangan yang beragam di kalangan analis. Beberapa pihak masih memandang positif prospek jangka panjang logam mulia. London Bullion Market Association (LBMA), misalnya, memproyeksikan harga emas masih memiliki potensi besar untuk menembus $4.980 per ons dalam 12 bulan mendatang.

Namun, institusi keuangan besar seperti Citi dan Bank of America (BofA) justru memperingatkan adanya potensi koreksi lebih lanjut. Keduanya memprediksi harga emas dapat melemah mendekati level $3.800 per ons untuk kuartal keempat tahun ini. Sementara itu, harga perak menguat, platinum stabil, dan paladium melemah tipis.[dit]

Exit mobile version