Volatilitas Tinggi Warnai IHSG, Indeks Terkoreksi 1,3% Sepekan

IHSG/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan ini dengan pelemahan. Indeks ditutup turun 0,25% atau 20,18 poin, mendarat di level 8.163,88. Pelemahan ini terjadi di tengah volatilitas pasar yang masih terbilang tinggi sepanjang hari.

Data perdagangan mencatat nilai transaksi yang cukup besar, mencapai Rp 19,15 triliun. Volume perdagangan melibatkan 27,52 miliar saham yang ditransaksikan dalam 1,96 juta kali transaksi. Tekanan jual terlihat dominan dengan 389 saham mengalami penurunan, 287 saham berhasil naik, dan 279 saham lainnya stagnan atau tidak bergerak. Pelemahan ini kembali mengikis kapitalisasi pasar bursa menjadi Rp 14.857 triliun.

Pada pembukaan pagi, IHSG sebenarnya sempat dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,29% dan bahkan menyentuh level tertingginya hari ini di 8.215,55 (naik 0,38%), sebelum akhirnya berbalik arah dan menutup perdagangan di zona merah.

Tekanan Sektor dan Saham Pemberat

Mayoritas sektor saham tercatat berada di zona merah. Sektor bahan baku memimpin pelemahan dengan penurunan terdalam, yakni 0,83%. Sektor ini diikuti oleh sektor properti yang terkoreksi 0,7% dan sektor energi yang turun 0,67%. Di tengah tekanan tersebut, hanya tiga sektor yang mampu bertahan di zona hijau, yaitu utilitas (naik 0,84%), teknologi (naik 0,79%), dan konsumer primer (naik tipis 0,09%).

Exit mobile version