Namun, yang membuatnya sakit hati adalah fakta bahwa ada orang-orang yang mengenalnya secara pribadi dan tahu kondisinya, tetapi malah ikut menghujat. Ketika ditanya oleh Densu apakah mereka menyerang di akun Uya secara langsung, Uya mengungkap bahwa mereka bersembunyi di balik akun lain. “Ikut menyerang, tetapi bukan di akun gue. Numpang di akun orang, tetapi ke gue baik-baik,” imbuhnya.
Berpura-pura Simpati di Depan
Kekecewaan Uya Kuya semakin memuncak ketika ia mendapati orang-orang tersebut bersikap munafik. Menurutnya, mereka yang ikut menghujat di belakang layar, justru berpura-pura memberikan dukungan dan semangat ketika bertemu langsung dengannya.
“Pas di depan gue bilang turut prihatin, tetapi di luar itu berkomentar jelek,” tandas Uya. Ia bahkan menyebut ada orang di Amerika yang pernah ia bantu, namun malah ikut memprovokasi publik untuk menyerang rumahnya. Pengalaman ini membuatnya merasa seperti ditusuk dari belakang oleh lingkar pertemanannya sendiri.[dit]
