Zita Anjani memberikan apresiasi tinggi kepada berbagai pihak yang telah bergerak cepat dalam penanganan bencana ini. Kolaborasi antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, relawan lokal, dan pemerintah daerah dinilai sigap dalam melakukan pemantauan, mengevakuasi warga, dan memberikan informasi yang akurat serta resmi kepada publik. Mengutip arahan Presiden, Zita menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur. Ia juga secara khusus mengimbau seluruh warga dan wisatawan untuk patuh pada arahan petugas di lapangan, menjauhi zona rawan yang telah ditetapkan, dan selalu memprioritaskan keselamatan pribadi dan keluarga.
Pemulihan Pariwisata Menunggu Kondisi Aman Total
Sebagai UKP Pariwisata, Zita Anjani juga menegaskan posisi pemerintah terkait sektor wisata di sekitar Semeru. Ia menyatakan bahwa fokus saat ini bukanlah pada pemulihan destinasi atau aktivitas wisata. Pemulihan tersebut hanya akan dilakukan setelah kondisi vulkanik Semeru benar-benar aman dan stabil. Fokus bersama saat ini adalah menjaga keselamatan jiwa, memastikan segala kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi, dan secara maksimal mengurangi potensi risiko di tengah aktivitas vulkanik yang bergejolak. Zita menggaransi kehadiran pemerintah untuk memastikan bahwa proses keselamatan dan pemulihan pasca-kejadian dapat berjalan dengan lancar dan optimal.[dit]
