Fakta Nasional

Film Horor 'Riba' Angkat Kisah Nyata Pesugihan, Tayang 4 Desember

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET – Rumah produksi Verona Film meluncurkan film horor terbarunya berjudul Riba, yang diadaptasi dari kisah nyata dalam thread "Getih Anak" oleh akun @mitologue. Film ini mengangkat fenomena pesugihan yang menuntut tumbal a…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 02 December 2025 📖 1 menit
Film Horor 'Riba' Angkat Kisah Nyata Pesugihan, Tayang 4 Desember
Film Horor 'Riba' Angkat Kisah Nyata Pesugihan, Tayang 4 Desember/(instagram/)

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET – Rumah produksi Verona Film meluncurkan film horor terbarunya berjudul Riba, yang diadaptasi dari kisah nyata dalam thread "Getih Anak" oleh akun @mitologue. Film ini mengangkat fenomena pesugihan yang menuntut tumbal anak kandung, sebuah cerita kelam yang berupaya digugah oleh sutradara Adhe Dharmastriya. Perilisan film dilakukan di Jakarta pada Minggu (30/11/2025).

Makna Mendalam dan Pengalaman Para Aktor

Aktris Fanny Ghassani, pemeran tokoh Rohmah, mengungkapkan bahwa perannya, terutama dalam adegan dikafani, memberikan refleksi mendalam tentang kematian. Ia merasa pengalaman tersebut justru mendorongnya untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, menjauhi hal-hal duniawi. Film ini diharapkan tidak hanya menegangkan, tetapi juga membawa pesan moral yang kuat bagi penonton.

Teror Gaib Setelah Ritual yang Gagal

Riba bercerita tentang Rohmah dan Sugi. Kehidupan Sugi berubah drastis setelah ia mencoba ritual pesugihan yang kemudian dihentikannya di tengah jalan. Awalnya, hidup mereka dipenuhi keberuntungan dan kekayaan instan. Namun, kebahagiaan itu hanya sementara, karena iblis pesugihan yang belum puas kembali menagih janji, membawa teror gaib yang tak terhindarkan bagi keluarga Sugi. Film ini dibintangi Ibrahim Risyad dan dijadwalkan tayang di bioskop mulai 4 Desember 2025.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK