Hubungan Serangan Sekolah di Rusia dengan Insiden Jakarta

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Polisi Aswin Siregar saat konferensi pers. Foto : Istimewa

Pelaku sempat mengunggah foto senjata tersebut ke komunitas daring bertema kriminal (True Crime Community) sebelum melakukan aksinya yang menelan korban jiwa.

Fenomena ini menjadi peringatan keras bagi pihak keamanan mengenai risiko anak-anak yang terpapar konten kekerasan ekstrem. Insiden di SMAN 72 Jakarta sendiri telah melukai puluhan pelajar dan memberikan dampak psikologis yang mendalam.

Kerja sama internasional antar lembaga intelijen kini semakin diperketat untuk memantau pergerakan komunitas daring yang berpotensi memicu aksi terorisme maupun kekerasan oleh individu di bawah umur.[dit]

Exit mobile version