Dengan cara ini, jamaah tidak perlu lagi tertahan di asrama haji dan bisa langsung menuju daerah asal masing-masing untuk bertemu dengan keluarga tercinta.
Jika model di Yogyakarta ini terbukti efektif dan mendapatkan respon positif dari masyarakat, pemerintah berencana menerapkan skema serupa di seluruh embarkasi di Indonesia.
Langkah ini dinilai lebih manusiawi, mengingat kondisi fisik jamaah yang lelah setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi, terutama bagi mereka yang lanjut usia.[dit]
